Afternoon Question

Ada yang aneh dengan saya akhir akhir ini .

Pertama , Frekuensi kemunculan Carolina yang sudah nggak bisa saya kendalikan . HIngga saya pun nggak tahu saat ini saya sedang menjadi siapa .

Dan kedua , airmata yang turun dan nggak bisa berhenti . Mungkin sekedar airmata itu biasa , tapi yang membuatnya jadi nggak biasa adalah perasaan yang mengiringi ketika air mata itu turun . Umumnya kita akan menangis ketika kita merasa sakit ataupun sedih kan ?

Tapi aku tiba tiba menangis ketika hati dan perasaanku tidak merasakan apa apa . Krtika semuanya terasa begitu datar . Lantas apa yang membuat airmata ini turun begitu deras ?

Airmata ini pun seperti disetel ke volume max ketika aku menulis ucapan terima kasih untuk Senja . Padahal perasaanku begitu datar ketika menuliskannya , namun air mata ini bagai bendungan yang baru dibuka .

Seseorang dalam diriku bilang , ini adalah bukti bahwa jiwaku mungkin merasa mati . Namun sebenarnya hati ini masih hidup dan terus merasakan . Harapan yang tak tersampaikan , kekecewaan , dan kekesalan yang terus dipendam dan disangkal oleh jiwa yang ( mengira dirinya ) sudah mati . Lantas hidup dan berjalan tak ubahnya mayat hidup .

” Hei Lia , hati ingin membuktikan eksistensinya padamu . Ia lebih dari rubah yang memiliki 9 nyawa , tak akan mati meski kau membunuhnya tiga kali sehari . Selama ini ia hanya diam dan merasakan . 

Tentu kau pernah belajar ilmu biologi di SMA tentang fungsi hati bukan ? Hati bertugas untuk menyerap racun dalam tubuh . Tak hanya racun dari makanan , ia pun sebenarnya bertugas menyerap racun racun yang selama ini masuk dari pikiranmu . Namun sepertinya hatimu kini tak lagi sanggup menjadi wadah dari racun racun pikiranmu meski jiwamu menghendakinya “

Dan aku mengernyitkan dahi menanggapinya . Entah siapa yang barusan berbicara , tapi kata katanya masih belum sanggup memuaskan dahagaku akan jawaban sebenarnya .

Lantas Carolina berbisik pelan ” Menyerahlah , dan biarkan waktu yang akan memutuskan jalinan terlarangmu itu . Cepat atau lambat . Ikutilah aku , aku berjanji kita akan hidup bahagia ” 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s