Keliling

Sore ini aku keliling kompleks baru untuk pertama kalinya ,
Seperti dugaanku , dari tiga cluster yang dibuka masing masing cluster punya “special spot” sendiri sendiri . Aura kompleks perumahan ini mengingatkan aku sama komik ” Kedai Tasogare ” ( Bahkan aku sempat berharap ada Kaname Mikoshiba disini (˘_˘). )
Dimulai dari Cluster Iris , tempat tinggalku sekarang . Cluster Iris punya sebuah taman hijau yang asri dengan pepohonan rindang dan tanaman perdu yang cantik . Ada tiga buah bangku warna coklat di beberapa spot taman . Di bagian tengah agak ke kanan juga ada kolam kecil dengan air mancur dari pipa penyulingan . Taman itu juga dibatasi dengan pagar yang langsung berseberangan dengan waduk besar . Tempat yang asik buat mencari inspirasi atau sekedar santai sore sore .
Tempat kedua adalah cluster Jasmine .
Rumah rumah di cluster ini diatur mengelilingi sebuah waduk berbentuk lingkaran yang lumayan besar . Waduk itu dibatasi dengan tiang tiang berukuran sedang berwarna putih . Tak ada tanaman atau ornamen yang membuatnya tampak istimewa sih . Oh iya , Cluster Jasmine ini terkesan gersang sih menurutku . Auranya mirip dengan toko mainan di komplek pertokoan di dalam komik yang kubaca . Beda sekali dengan Cluster Iris yang terkesan asri dan sejuk , mengingatkan aku sama pekarangan toko Kawahori ^^
Dan yang terakhir adalah cluster Gladiol , di cluster ini rumah rumahnya nampak paling besar dan paling mewah dibandingkan cluster cluster yang lain . Di Cluster ini tak ada kolam atau waduk . Special spotnya adalah sebuah pendopo di tengah tengah kompleks . Bagian tengah pendopo itu berbentuk kubah dengan 4 tiang yang menyangga . Mirip seperti tempat pertunjukan musik seniman jalanan di Eropa . Oh iya , bagian depannya juga mirip dengan fondasi colloseum Paris lho . Sentuhan Eropa sangat mendominasi special spot di cluster ini . Oh iya , pendopo itu juga dikelilingi oleh taman rumput yang cukup luas . Bayangkan ,jika ada sebuah pertunjukan , maka si artis akan pentas di pendopo dan penonton duduk lesehan di rumput . Jadi penonton dapat memandangi si artis dari semua arah .
Kesimpulannya , komplek Citra Graha ini memang komplek yang asri , sejuk dan nyaman . Banyaknya deretan pepohonan dan tumbuhan perdu menghadirkan lingkungan dengan udara yang sehat di Banjarmasin yang panas dan kering ini . Tapi , dari semua pohon yang ditanam disini , kenapa sih nggak ada satupun tumbuhan yang bisa dimakan ? ƪ(°͡▿▿▿▿▿▿°”)͡ƪ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s