Kabut pagi di danau buatan

Pagi ini aku bangun lebih awal dari biasanya setelah semalaman bersusah payah untuk tidur.

Segera kubuka jendela kamar untuk memasukkan udara segar sebanyak banyaknya , dan kabut mendominasi pemandangan diluar .

Tanpa pikir panjang segera kuganti baju tidur dengan kaos dan segera melangkah menuju ke danau .
Untaian kabut yang berarak di sepanjang permukaan air dan ikan ikan koi kecil yang berenang menyambutku . Kududuk di ujung dek kayu, dengan headphone terpasang di telingaku memainkan lagu Bimbang dari Melly Goeslaw . Suara petikan gitar serta vokal yang dalam milik Melly mengangkatku jauh dari kenyataan . Sesekali udara dingin membelai kulitku .
Momen seperti ini mengingatkan aku pada momen saat aku berada di pesawat yang baru saja lepas landas di malam hari , kerlip cahaya lampu kota yang semakin menjauh di bawah sana terlihat begitu indah.

Hari ini , selama beberapa puluh menit aku merasakan kedamaian.

Mentari yang mulai terbangun dari peraduan , membuyarkan kabut yang tebal perlahan lahan . Mengembalikan aku ke kenyataan juga perlahan lahan …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s