#Thanks

Thanks for never changing for me . Even everything is changing , you still the same . We still like we used to be . Thank You .

Iklan

Catatan Lama

Tulisan ini adalah copy paste dari tulisan yang saya posting di akun FB lama saya.

Ketika kamu menjadi cahaya bagi hidup seseorang .. Mungkin saja saat itu kamu harus bersiap kehilangan cahaya hidupmu karena orang itu .
Kebahagiaan yang bisa kita dapatkan dari sela sela rasa sakit yang harus kita terima . Yang kita ingkari sebagai kebahagiaan semu .
Yang kita percaya akan menjadi kebahagiaan yang sejati . Yang entah akan menuntun kita kemana ..
Dalam satu waktu kita bahagia dan sakit secara bersamaan .
Larangan hanya menjadi goresan tinta dia atas buku peraturan .Pada kenyataannya hidup tetap berjalan dengan kita sebagai pionnya .
Gejolak itu milik kita , Senyum itu milik kita , Sakit itu milik kita , Pengorbanan itu milik kita , Tapi tidak dengan cinta itu sendiri .
Mungkin ini adalah harga yang harus kita bayar atas dosa yang kita atau pendahulu kita perbuat di masa lalu ,anggaplah rasa sakit ini adalah penebusan .

Lalu Bagaimana jika apa yang kita lakukan saat ini ternyata hanya akan menambah dosa ? Lalu siapa yang akan menanggungnya kelak ?
Bukankah akan ada ganjaran atas setiap keping dosa ?
Adakah hujan akan turun dan menghapus penderitaan ini ?
Adakah matahari akan datang dan menghapus sisa hujan semalam ?
Lantas jika akulah cahayanya ,akankah ia berhenti menjadi kegelapan bagiku dan menjadi cahaya bagi ku ?
Atau dimanakah cahaya hidup ku ?
Pertanyaan pertanyaan seperti itukah yang kalian pertanyakan untukNya ? Atau untuk orang yang menjadikanmu cahaya nya ?

Hanya Tuhan yang mampu memberi jawaban bagi kalian dan bagiku .

20 Juni 2012 pukul 0:22

Hati yang berkarat di Malam dimana Takbir Bergema

Takbir Bergema

Namun suaranya dikaburkan oleh ledakan petasan yang silih berganti

Tahun ini aku tak memenangkan ramadhan seperti tahun sebelumnya

Tahun ini aku telah gagal dan kalah oleh penyakit yang merongrong

Di malam yang mulia ini , hatiku telah berkarat

Oleh hati yang begitu jauh untuk dicapai
Suara tangisku diredam oleh suara petasan yang menggila

Malam ini hatiku berkarat

Aku sudah kalah

Masihkah Tuhan sudi mendengar doa yang akan kupanjatkan esok hari saat shalat ied ?
Oleh manusia yang jiwa dan hatinya telah berkarat ? Sudikah ? Sudikah Ia ?