Hati yang berkarat di Malam dimana Takbir Bergema

Takbir Bergema

Namun suaranya dikaburkan oleh ledakan petasan yang silih berganti

Tahun ini aku tak memenangkan ramadhan seperti tahun sebelumnya

Tahun ini aku telah gagal dan kalah oleh penyakit yang merongrong

Di malam yang mulia ini , hatiku telah berkarat

Oleh hati yang begitu jauh untuk dicapai
Suara tangisku diredam oleh suara petasan yang menggila

Malam ini hatiku berkarat

Aku sudah kalah

Masihkah Tuhan sudi mendengar doa yang akan kupanjatkan esok hari saat shalat ied ?
Oleh manusia yang jiwa dan hatinya telah berkarat ? Sudikah ? Sudikah Ia ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s